Kajian tentang Da’wah menurut Ajaran Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.0606/yzjg0r65Kata Kunci:
Kajian, Dakwah, Al-Qur’anAbstrak
Istilah (Term-term) yang Digunakan Al-Qur’an dalam menunjukkan da’wah. Di dalam Al-Qur’an, terdapat beberapa istilah yang memiliki kaitan erat dengan da’wah ini, di antaranya adalah Da’wah, Nida’ dan Tabligh.Kata da’wah dan berbagai turunannya di dalam Al-Qur’an terdapat sebanyak 211 kali, dengan rincian dalam bentuk mashdar( مصدر) 10 kali, fi’il madhi ( فعل ماضى ) sebanyak 30 kali, fi’il mudhari’(فعل مضارع) sebnyak 112 kali, isim fa’il( اسم فاعل )sebanyak 7 kali dan yan seakar dengan kata du’a sebanyak 20 kali.
Da’wah memiliki nilai yang sangat penting (urgen) terhadap perkembangan agama. Untuk itu ayat Al-Qur’an sangat menekankan kepada umat manusia untuk selalu terlibat langsung di dalam proses da’wah tersebut, baik individual maupun kolektif. Allah berfirman:
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
”Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”.(Q.S. Ali Imran/3: 104)